/**
 * SIMFONI - panduan-pjuk.css
 *
 * Berkas AKSEN untuk bantuan/panduanPJUK.php. Seluruh kerangka halamannya —
 * daftar isi, bab, tabel, kotak sorot, diagram, rantai titik nilai — berada di
 * pages/manual-peran.css, yang dimuat lebih dulu (lihat partials/page_assets.php).
 *
 * ── TENTANG PILIHAN WARNANYA ──────────────────────────────────────────────
 * Di seluruh aplikasi, Unit Kearsipan berwarna BIRU (--pa-uk: #2563eb). Warna
 * itu tidak dipakai sebagai aksen manual ini, dan alasannya praktis: manual
 * Administrator sudah memakai biru tua, dan dua manual berdampingan yang
 * sama-sama biru tidak dapat dibedakan sekilas — padahal justru itu gunanya
 * pembeda warna. Aksen manual ini karena itu digeser ke TOSKA, yang masih satu
 * keluarga dengan biru UK sehingga lencana `.pa-peran.uk` di dalam halaman
 * tetap terbaca sebagai "biru UK" dan tidak melebur ke aksen.
 *
 * Seri warnanya: Admin biru tua · Auditor tembaga · PJ UK toska · PJ UP hijau.
 *
 * @filename    panduan-pjuk.css
 * @description Aksen dan penyesuaian kerangka halaman Panduan PJ Unit Kearsipan
 * @author      Syams
 * @created     August 31, 2026
 * @license     SIMFONI Dual License (GPL v3 / Commercial)
 * @version     3.0
 * @project     SIMFONI - Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Kearsipan
 */

/* ── Aksen: toska di atas biru-laut dalam ─────────────────────────────────
   --pa-accent dipakai untuk teks tautan berukuran kecil, jadi nilainya dipilih
   yang masih berkontras cukup di atas kertas putih (#0e7490 ≈ 4,9:1). */
.page--panduan-pjuk .pa-doc {
  --pa-navy:          #0f3d4c;
  --pa-navy-2:        #17566a;
  --pa-navy-3:        #082a35;
  --pa-navy-fg:       #7dd3fc;
  --pa-navy-fg-2:     #a5f3fc;
  --pa-navy-rule:     rgba(125, 211, 252, .5);
  --pa-masthead-glow: rgba(34, 211, 238, .28);
  --pa-accent:        #0e7490;
  --pa-accent-sf:     #ecfeff;
  --pa-accent-bd:     #a5f3fc;
  --pa-accent-hv:     #cffafe;
  --pa-accent-st:     #67e8f9;
  --pa-accent-sh:     rgba(14, 116, 144, .12);
}

/* ── Kerangka aplikasi ────────────────────────────────────────────────────
   .wrapper memasang `overflow: hidden` agar sudut membulatnya terpotong rapi.
   Efek sampingnya: ia MEMBUAT KONTEKS GULIR, dan `position: sticky` di dalamnya
   berhenti bekerja — daftar isi ikut tergulir habis. `clip` memberi pemotongan
   yang persis sama TANPA membuat konteks gulir, sehingga sticky hidup kembali. */
.page--panduan-pjuk .wrapper { overflow: clip; }

@media print {
  .page--panduan-pjuk .navbar,
  .page--panduan-pjuk footer { display: none !important; }
}
